Sebuah kepergian bukan berarti bisa merubah banyak hal, dari
yang meninggalkan maupun yang ditinggalkan. Kepergian hanya sebuah bentuk,
sebuah dorongan, maupun takdir sedangkan perubahan itu terjadi karena dorongan
dari hati, jiwa, dan pikiran.Yang aku tahu, entah jauh, dekat, sementara maupun selamanya kepergian akan
tetap menyisakan luka, menyelipkan tangis ditengah-tengahnya, dan aku membenci
akan hal itu.
Seperti tulisanku diatas tadi, kepergian bukan berarti merubah banyak hal. Hal itu adalah apa yang aku alami, dan yang sedang terjadi.
Dua tahun sudah aku menanti sebuah kepergian dari seseorang yang tak lain kekasihmu, dua tahun sudah aku menanti saat-saat ini. menunggu hasil dari kesabaran dan penantianku. Akhirnya dia pergi meninggalkan kota ku, setelah gelar sarjananya selesai. Harapanku bisa bersatu dengan orang yang selama ini membisikan kata-kata penyatuan, kebahagian, dan masa depan indah akan segera terwujud, hasil kesabaranku tidak sia-sia. Tapi, kenyataan harus aku telan dengan paksa, mulutku seakan dipaksa menganga, ulu hatiku seperti dihantam beribu kali hantaman. Dua tahun sudah, semua harapan seakan pudar dalam waktu satu menit saja, setelah aku membaca pesan singkatmu dengan dia dan kamu masih memanggilanya dengan sebutan “Sayang”
Aku sudah menyadari ketika kemungkinan-kemungkinan seperti ini terjadi, tapi kamu selalu bisa memberi harapan indah di keinginanku. Aku terlalu buta, aku terlalu tolol mengartikan kata-katamu itu adalah wujud cinta yang nyata untukku. Ternyata wanita yang aku anggap penghalang itu, adalah tetap wanitamu. Kepergiannya tidak merubah perasaanmu kepadanya hilang. Aku yang terbang terlalu tinggi. Aku yang terlalu dalam mengartikan perlakuan dan kata-katamu wujud cinta nytaa untukku. Semua kata-kata itu ternyata tak hanya kau tunjukan kepadaku. Bahkan bukan denganku atau hanya dia saja, tapi juga wanita lain. Aku kira, setelah kepergian Ibu mu, kamu akan lebih bisa menghargai perasaan seorang wanita, menghargai perjuangannya, menghargai ketulusannya. Tapi, kenyatan didepan mata benar-benar berbeda. Kamu jauh, amat jauh dari dugaanku sebelumnya.
Apa yang sebenarnya kamu inginkan? Begitu hauskan kamu akan perhatian? Dengan wanita, dengan banyaknya cinta? Atau memang perasaanmu sudah tak ada lagi dan kamu hanya bisa menyakiti.
Salahkan aku, karena aku memang salah. Sakit ini aku rasa, karena aku punya hati, punya cinta untuk kamu. Anggap itu ketololanku, anggap saja itu kelemahanku.
Aku tahu kamu mungkin tak begitu mendapat perhatian banyak dari orang-orang yang kamu cintai. Tapi, bukan dengan cara kamu memberi harapan, menjanjikan masa depan yang indah pada wanita-wanita yang kamu anggap bisa memberimu semuanya.
Tidak kah kamu merasa cukup dengan adanya dia dihidupmu? Hingga kamu mendekatiku, menjatuh cintakan aku? Dan sekarang tidakkah cukup aku bagimu? Hingga kamu masih bertahan dengan dia, dan bahkan yang lebih menyakitkan kamu mengulang hal yang sama dengan wanita lainnya?
Aku mencintamu, mengasihimu. Hingga aku mementingkan kebahagiaanmu, hingga aku
lupa membahagiakan diriku sendiri. Kamu hebat, kamu lelaki yang pertama kali
bisa mengambil semua hatiku, bahkan kebahagiaanku, dan kamu hebat bisa membuat
aku terjatuh hingga sesakit ini.
Aku tak akan mengungkap apa yang sudah aku lakukan, dan perjuangan seperti apa yang sudah aku tunjukan dimata mu, aku hanya ingin kamu mengerti. Aku wanita, aku hidup, aku bernyawa, aku bisa merasakan sakit, Aku ingin dicintai, diperjuangakan, dan dihargai.
Aku tak akan mengungkap apa yang sudah aku lakukan, dan perjuangan seperti apa yang sudah aku tunjukan dimata mu, aku hanya ingin kamu mengerti. Aku wanita, aku hidup, aku bernyawa, aku bisa merasakan sakit, Aku ingin dicintai, diperjuangakan, dan dihargai.
Mengertilah, wanita ini juga mempunyai hati, mempunyai perasaan,
butuh diperjuangkan dan beri kenyataan bukan hanya harapan.
Wanita ini, juga mempunyai batasan, mempunyai rasa lelah, dan menyerah. Dan wanita ini masih bisa berharap, kamu akan berubah. Meskipun perubahan itu bukan untuk aku, bukan untuk memuwujudkan penyatuan kita. Dan semoga kamu menemukan wanita yang bisa benar-benar membuatmu berhenti mencari, berhenti berpetualang, dan membuat kesetiaanmu itu ada.
maaf jika aku terlalu bermimpi
Wanita ini, juga mempunyai batasan, mempunyai rasa lelah, dan menyerah. Dan wanita ini masih bisa berharap, kamu akan berubah. Meskipun perubahan itu bukan untuk aku, bukan untuk memuwujudkan penyatuan kita. Dan semoga kamu menemukan wanita yang bisa benar-benar membuatmu berhenti mencari, berhenti berpetualang, dan membuat kesetiaanmu itu ada.
maaf jika aku terlalu bermimpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar